Cari Tahu Penyebab Nyeri Sendi Lutut dan Mengatasinya

nyeri sendi lutut

Mengalami nyeri sendi lutut membuat aktivitas sehari-hari terhambat. Produktivitas berkurang, pemasukan juga berkurang. Ingin bermain –main bersama keluarga pun terhalang. Bahkan melakukan aktivitas biasa saja seperti berjalan – jalan, duduk di toilet, atau menukar posisi berbaring terasa cukup mengganggu. 

Gejala – gejala tersebut ada baiknya tidak Anda biarkan. Bukan hanya mengganggu kesehatan saja, nyeri sendi lutut yang berkepanjangan bisa jadi tanda penyakit tertentu. Kenali penyebabnya dan cara mengatasinya sedini mungkin. 

Penyebab Nyeri Sendi Lutut

Nyeri sendi lutut tidak hanya dialami oleh orang yang sudah lanjut usia. Sakit lutut dapat dialami oleh orang – orang di segala usia. Nyeri pada lutut sebenarnya tidak hanya berasal dari sendi lutut, tetapi juga dari tempurung lutut, ligamen atau tulang rawan. 

Saat Anda merasakan pembengkakan pada lutut, kekakuan sendi, dan terdengar suara “klik” ketika lutut digerakkan, segeralah mencari penyebab sakit lutut Anda. Sebab ada banyak kemungkinan penyebab nyeri sendi lutut seperti rematik hingga pendarahan dalam sendi. 

1. Berat Badan Berlebih Beresiko Mengalami Nyeri Lutut

Sendi lutut merupakan organ yang bekerja paling berat. Berjalan kaki merupakan pekerjaan yang membutuhkan kinerja sendi lutut yang baik. Aktivitas seperti naik dan turun tangga membuat kerja organ ini semakin besar dan rawan menipisnya bantalan tulang. 70 persen berat badan ditanggung oleh sendi lutut yang menyebabkan nyeri karena bantalan tulang sendi lutut semakin menipis. 

Ketika Anda merasakan nyeri, tentunya akan menimbulkan rasa malas untuk bergerak. Hal ini akan memperparah kerusakan pada lutut. Terlebih lagi jika berat badan juga besar. Semakin besar pula beban yang diterima oleh sendi lutut. Untuk mengatasinya Anda bisa melakukan diet untuk menurunkan berat badan ataupun berolahraga ringan seperti bersepeda. Hindari olahraga angkat berat karena akan memperparah kondisi lutut Anda. 

Dengan menurunkan berat badan 1 kg bisa mengurangi tekanan di sendi lutut sebanyak 3 kali lipatnya. Berat badan ideal disertai olahraga yang cukup memang menjadi jurus pamungkas untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. 

2. Cedera Lutut

Apa yang terjadi saat lutut Anda mengalami cedera? Lutut akan menimbulkan rasa nyeri, memar ataupun bengkak. Gejala tersebut akan dialami setelah beberapa menit Anda mengalami cedera. Penyebab rasa sakit tersebut muncul akibat terjepitnya aliran saraf, pergeseran ataupun letaknya tulang lutut, hingga robekan pada urat. Selain rasa nyeri Anda bisa merasakan lemah, dingin, kesemutan bahkan mati rasa. 

Saat Anda mengalami cedera lutut sebaiknya kompres selama 15 menit untuk mengurangi rasa sakit akibat pembengkakan. Ulangi proses ini dalam 2 jam sekali. Agar tidak menjadi lebih buruk perbanlah lutut saat mengalami cedera. Lalu Anda bisa berbaring dengan posisi lutut berada di atas tubuh. Tidur dengan posisi tengkurap akan menambah rasa sakit cedera Anda. Sebaiknya hal tersebut Anda hindari. 

Hal – hal yang harus Anda hindari jika mengalami nyeri lutut akibat cedera adalah memberikan balsem atau air panas pada lutut Anda. Balsem mungkin hal refleks yang kita ingin pertama kali saat nyeri. Namun, jika penyebabnya cedera hal itu akan memperburuk keadaan. 

Pendarahan akan menjadi semakin parah jika Anda melakukan pemijatan di daerah cedera. Selain itu mengkonsumsi alkohol juga akan memperparah pembengkakan dan pendarahan. 

Jika cedera yang Anda rasakan cukup berat dan tidak bisa Anda atasi sendiri, sangat dianjurkan untuk mendapatkan penanganan dokter segera. 

3. Nyeri Sendi Lutut Akibat Rematik

Rematik dapat terjadi karena persendian mengalami peradangan. Rematik bisa menjangkiti persendian mana pun pada tubuh termasuk sendi lutut. 

Penyebab radang sendi cukup banyak. Salah satunya saat kekebalan tubuh keliru menyerang jaringan – jaringan sendi. Keadaan ini disebut dengan Rheumatoid Arthritis. Sendi akan terasa kaku pada pagi hari atau saat jarang digerakkan. Cairan yang menumpuk akibat peradangan membuat sendi terlihat membengkak. Lutut akan memerah dan akan terasa panas. Itulah sebabnya Anda merasakan nyeri yang luar biasa ada sendi lutut Anda. 

Sayangnya, nyeri sendi jenis ini tidak bisa diobati sepenuhnya. Namun dengan pengobatan yang tepat gejala sakit yang Anda rasakan ataupun perkembangan sakitnya bisa diminimalisir. 

Ada juga jenis rematik lain yang diakibatkan oleh kerusakan pada tulang rawan dan sendi. Pertambahan usia menjadi faktor terjadi kerusakan pada tulang rawan. Biasanya penanganan untuk jenis rematik ini melalui jalur operasi atau fisioterapi. Namun pencegahan melalui pola hidup sehat adalah pilihan terbaik.  

Makanan untuk Meredakan Nyeri Sendi

Untuk mengatasi radang pada sendi Anda, penelitian Toxicology and Industrial Health menyarankan untuk mengkonsumsi ketumbar. Khasiat herbalnya tidak hanya mengurangi radang pada sendi tetapi juga radang pada daerah tubuh yang lain. 

Bagi Anda yang suka mengonsumsi teh hijau, ternyata kandungan antioksidan dalam teh ini  dipercaya mengurangi rasa sakit pada sendi. Teh hijau  juga terkenal sebagai minuman yang dapat membuat tubuh rileks dengan aroma khasnya. Dengan demikian Anda dapat menjadikan teh hijau sebagai pengganti minuman sehat Anda saat mengalami nyeri sendi. 

Ikan juga dapat mengurangi rasa sakit. Sebab kandungan asam lemak omega 3 pada ikan, menurut penelitian Annals of Rheumatic Diseases, dapat meringankan rasa sakit pada penderita nyeri sendi. Mengkonsumsi ikan saat Anda mengalami rematik ataupun untuk pencegahan dapat menjadi pola makan sehat yang baru. 

Buah – buahan manis ternyata dapat mengurangi radang sendi seperti buah delima kesukaan Anda. Buah ini mengandung berbagai nutrisi seperti protein, karbohidrat, vitamin C, vitamin B kompleks, folat, vitamin E serta vitamin K. Kandungannya yang kaya nutrisi ini menurut hasil studi Advanced Biomedical Research dapat menghambat proses peradangan sendi. Bahkan khasiatnya bisa lebih gahar dari teh hijau. 

Teknologi Laser Untuk Berbagai Masalah Kesehatan

Teknologi laser sangat baik untuk mengurangi berbagai masalah penyakit yang diakibatkan oleh obesitas salah satunya nyeri sendi lutut. Sinar Low Level dapat menstimulus lebih banyak gula darah dan kolesterol yang dibakar. Dampaknya berat badan Anda akan menurun dan kolesterol jahat yang sangat beresiko pada jantung dapat diminimalisir. 

Teknologi Laser yang dikembangkan oleh Dr. Laser memberikan tubuh Anda kemampuan untuk dapat memperlancar aliran darah lebih baik lagi. Komponen terpenting pembentukan otot seperti Nitric Oxide yang distimulus oleh sinar low level memungkinkan pengiriman oksigen lebih banyak lagi pada otot yang dilatih. Ini akan membuat pemulihan tubuh Anda dari berbagai penyakit menjadi lebih cepat.

Alat kesehatan dari Dr.Laser yang sudah mendapatkan ijin edar dari Kementerian Kesehatan RI ini dapat membantu Anda mengurangi ataupun mencegah nyeri sendi lutut yang mengganggu aktivitas Anda. Dengan sertifikasi yang beragam dari berbagai negara, dapat memberikan treatment terbaik untuk mencegah berbagai penyakit akut seperti stroke, jantung, ataupun rematik. 

Refrensi :

https://www.alodokter.com/nyeri-sendi

https://www.klikdokter.com/penyakit/sakit-lutut

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *