Obat Pengencer Darah: Jenis dan Beragam Fungsinya

Obat Pengencer Darah - Gogo mall

Obat Pengencer Darah biasanya digunakan untuk beragam penyakit yang dialami beberapa orang yang mempunyai penyakit stroke dan jantung. Fungsi utama obat ini sama adalah mencegah terjadinya penggumpalan darah pada pembulu darah. Jika terjadi penggumpalan darah, yang ditakutkan dapat menyumbat saluran jalannya darah.

Contohnya adalah penyakit stroke, penyakit stroke terjadi akibat aliran darah yang tersumbat dan terhalang untuk masuk ke dalam otak manusia. Terjadinya penyumbatan pada aliran darah ke otak membuat supply darah ke otak menjadi kurang dan terhambat. Obat tersebut berguna untuk mengencerkan darah agar lebih mudah untuk membawa oksigen ke otak manusia.

Ada beragam obat pengencer darah yang disediakan diluar sana. Masing masing memiliki fungsi dan efek samping yang berbeda-beda. Yuk disimak penjelasannya berikut ini perihal jenis-jenis obat pengencer darah dan fungsinya:

1. Obat Pengencer Darah Antiplatelet

Jenis obat antiplatelet berguna untuk mencegah sel darah menempel satu dengan lainnya serta mencegah darah melekat pada dinding aliran pembuluh darah. Obat antiplatelet biasanya diberikan untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah dibandingkan untuk mengobatinya. Ada bermacam obat antiplatelet yang umum diberikan seperti dibawah ini.

  • Aspirin
  • Ticagrelor
  • Dipyridamole
  • Anagrelide
  • Eptifibatide
  • Triflusal
  • Tirofiban
  • Clopidogrel

List diatas merupakan beragam obat pengencer darah berjenis aniplatelet yang biasa digunakan. Aspirin merupakan salah satu obat yang umum untuk diminum bagi para penderita stroke ringan dan jantung. Sangat disarankan jika anda ingin membeli obat diatas untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

2. Obat Pengencer Darah Antikoagulan

Jenis kedua dari obat pengencer darah adalah jenis antokoagulan. Obat anti koagulan, obat ini cukup berbeda dengan jenis antiplatelet. Jika antiplatelet mencegah terjadinya proses penggumpalan. Anto koagulan berfungsi memperlambat proses penggumpalan yang sudah terjadi. Antikoagulan berkerja dengan mencegah tubuh menciptakan vitamin k yang dapat membuat darah menjadi menggumpal.

Dengan menghambat proses terjadinya pembuatan vitamin k yang dihasilkan tubuh, diharapkan dapat mengobati penggumpalan darah yang sudah terjadi. Berikut adalah macam-macam obat antikoagulan yang biasa dikonsumsi dan dapat ditemukan di apotik.

  • Edoxaban
  • Warfarin
  • Heparin
  • Dabigtran
  • Apixaban
  • Enoxaparin
  • Fondaparinux
  • Rivaroxaban

Beberapa obat diatas memiliki fungsi yang sama yaitu mencegah proses pembekuan darah yang dapat menghambat proses supplai darah menuju organ vital ditubuh seperti otak dan jantung.

3. Obat Pengencer Darah Herbal

Ada juga beberapa alternatif obat pengencer darah alami yang sudah terbukti khasiatnya. Obat herbal bukan hanya jauh lebih sehat dibandingkan dengan obat biasa karena tidak memiliki sifat merusak organ tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Ini dia beberapa bahan alami yang bisa anda gunakan sebagai obat yang membantu mencegah terjadinya proses penggumpalan darah.

Kunyit

Yang pertama adalah kunyit karena kunyit memiliki kandungan kurkumin yang memiliki sifat antikoagulasi. Sama halnya seperti obat antikoagulan seperti edoxaban atau warfarin yang berfungsi mencegah terjadinya penggumpalan pada darah. Untuk anda yang menderita penyakit stroke atau jantung, sangat disarankan untuk mengkonsumsi kunyit secara teratur sebagai tambahan obat herbal anda.

Jahe

Jahe memang sudah terkenal sebagai bahan herbal yang memiliki jutaan manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah sebagai obat pengencer darah alami dikarenakan jahe memiliki kandungan salisilat yang mempunyai sifat antikoagulan.

Kayu Manis

Setelah dilakukan penelitian, kayu manis terbukti memiliki senyawa coumarin. Senyawa coumarin terbukti memiliki sifat yang sama yang ditemukan pada obat yang mencegah terjadinya proses penggumpalan darah lainnya. Tetapi perlu diperhatikan untuk tidak mengkonsumsi kayu manis secara teratur. Dikarenakan riset mengatakan mengkonsumsi kayu manis dengan takaran yang banyak dapat menyebabkan kerusakan hati.

Bawang Putih

Selain terkenal sebagai bahan penyedap rasa, bawang putih memiliki kandungan yang terbukti dapat mencegah proses penggumpalan darah.

4. Menggunakan Bantuan Teknologi

Seiring berkembangnya teknologi, banyak inovasi yang membantu pencegahan terjadinya penggumpalan darah ditubuh. Salah satu inovasi yang sudah terbukti adalah dengan menggunakan teknologi laser. Pancaran sinar laser yang dapat menjangkau pembuluh darah sehingga mampu menstimulasi sel tubuh untuk berkerja lebih optimal dan menghasilkan energi bagi tubuh.

Salah satu alat yang sudah banyak dikenal untuk meningkatkan kualitas darah adalah Dr Laser. Dr laser sudah terdaftar oleh pemerintah dan sudah banyak testimoni yang bermunculan tentang bagaimana dr laser dapat meningkatkan kesehatan darah mereka. Untuk anda yang memiliki penyakit stroke, jantung, dan lainnya anda bisa bisa cek di gogomall.com/jamlaser untuk info lebih lengkapnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *