Penyebab dan Obat Sakit Pinggang Belakang

obat sakit pinggang belakang

Obat sakit pinggang belakang – Sering merasa nyeri di bagian pinggang belakang? Tidak hanya sekali atau dua kali, bahkan gara-gara sakit pinggang, aktivitas dan kegiatan sehari-hari jadi terganggu. Ketika merasakan nyeri atau sakit pada bagian pinggang, beberapa orang cenderung menganggap hal tersebut sepele dan menunda untuk melakukan pemeriksaan, dan bahkan hingga mengabaikannya dengan harapan akan hilang atau sembuh dengan sendirinya. 

Di beberapa kasus, memang nyeri pinggang dapat hilang dengan bantuan istirahat yang cukup. Namun, kenyataannya beberapa kasus nyeri pinggang mempunyai penyebab yang bermacam-macam dan memerlukan penanganan khusus. Menemukan penyebab pasti dari nyeri pinggang memang terbilang sulit karena disebabkan oleh berbagai kondisi. Sebagian besar tidak ditemukan pemicunya dan hanya dianggap karena otot keseleo.

Kebanyakan nyeri pinggang adalah akibat dari cedera, seperti otot terkilir atau tegang akibat gerakan tiba-tiba atau mekanisme tubuh yang buruk saat mengangkat benda berat.

Apa saja penyebab sakit pinggang belakang?

1. Strain / Keseleo

Otot dan ligamen di punggung bisa meregang atau robek karena aktivitas yang berlebihan. Gejala berupa nyeri dan kaku di punggung bawah, serta kejang otot. Istirahat dan terapi fisik adalah solusi untuk gejala-gejala ini.

2. Cedera cakram

Bantalan atau cakram di bagian pinggang sangat rentan cedera. Risiko ini meningkat seiring bertambahnya usia. 

3. Herniated Disc / Saraf Terjepit 

Dikenal sebagai diskus yang tergelincir atau pecah, terjadi saat tulang rawan di sekitar diskus menekan sumsum tulang belakang atau akar saraf. Bantalan yang berada di antara tulang belakang berada di luar posisi normalnya.

Hal ini dapat mengakibatkan kompresi akar saraf saat keluar dari sumsum tulang belakang dan melalui tulang belakang. Saraf terjepit biasanya terjadi tiba-tiba setelah mengangkat sesuatu atau memutar punggung. Tidak seperti ketegangan punggung, nyeri akibat saraf terjepit biasanya berlangsung lebih dari 72 jam.

4. Sciatica / Linu panggul

Sciatica / Linu panggul dapat terjadi dengan saraf terjepit. Saraf sciatica menghubungkan tulang belakang ke kaki. Akibatnya, linu panggul bisa menyebabkan nyeri pada tungkai dan kaki. Nyeri ini biasanya terasa seperti terbakar, atau kesemutan.

5. Spinal Stenosis / Penyempitan lubang tulang belakang

Spinal Stenosis / Penyempitan lubang tulang belakang adalah saat tulang belakang menyempit, memberi tekanan pada sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang.

Penyempitan lubang tulang belakang paling sering terjadi karena degenerasi cakram di antara tulang belakang. Hasilnya adalah kompresi akar saraf atau sumsum tulang belakang oleh tulang taji atau jaringan lunak, seperti cakram.

Tekanan pada saraf tulang belakang menyebabkan gejala seperti:

  • mati rasa
  • kram
  • kesemutan

Anda mungkin merasakan gejala ini di mana saja di tubuh Anda. Banyak orang dengan penyakit penyempitan lubang tulang belakang menyadari gejala mereka memburuk saat berdiri atau berjalan.

6. Lengkungan tulang belakang yang tidak normal

Skoliosis, kyphosis, dan lordosis adalah semua kondisi yang menyebabkan lengkungan abnormal pada tulang belakang.

Ini adalah kondisi bawaan yang biasanya pertama kali didiagnosis selama masa kanak-kanak atau remaja. Kelengkungan yang tidak normal menyebabkan nyeri dan postur tubuh yang buruk karena memberi tekanan pada:

  • otot
  • tendon
  • ligamen
  • tulang belakang

7. Kondisi lain

Ada sejumlah kondisi lain yang menyebabkan nyeri punggung bawah. Kondisi tersebut meliputi:

  • Arthritis, adalah peradangan pada persendian.
  • Fibromyalgia, adalah nyeri dan nyeri jangka panjang pada persendian, otot, dan tendon.
  • Spondilitis, adalah peradangan pada persendian antar tulang belakang.
  • Spondylosis, adalah kelainan degeneratif yang dapat menyebabkan hilangnya struktur dan fungsi tulang belakang normal. Meskipun penuaan adalah penyebab utama dari kondisi tersebut, lokasi dan tingkat degenerasi spesifik untuk individu tersebut.

Kondisi kesehatan tambahan yang dapat menyebabkan nyeri pinggang meliputi:

  • Masalah ginjal dan kandung kemih
  • kehamilan
  • endometriosis
  • kista ovarium
  • fibroid rahim
  • kanker

Nyeri pinggang akut dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu, sedangkan nyeri punggung kronis adalah nyeri yang berlangsung lebih dari tiga bulan.

Nyeri pinggang lebih mungkin terjadi pada individu yang berusia antara 30 dan 50. Hal ini sebagian disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia. Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan kandungan cairan di antara vertebra di tulang belakang.

Ini berarti cakram di tulang belakang lebih mudah mengalami iritasi. Anda juga kehilangan beberapa tonus otot, yang membuat punggung lebih rentan cedera. Inilah sebabnya mengapa memperkuat otot pinggang Anda dan menggunakan mekanisme tubuh yang baik sangat membantu dalam mencegah nyeri pinggang.

Lalu, dapatkah sakit pinggang dirawat di rumah?

Jika sakit pinggang masih dirasa wajar, maka direkomendasikan untuk melakukan beberapa hal, antara lain mengonsumsi obat penghilang rasa sakit untuk menghilangkan rasa nyeri dan mengendurkan otot.

Berikut beberapa terapi dan obat sakit pinggang belakang:

1. Obat sakit pinggang belakang antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

2. Obat pelemas otot

3. Obat antidepresan (penenang)

4. Fisioterapi dan latihan fisik

5. Akupuntur

Itu dia beberapa obat sakit pinggang belakang yang bisa anda coba jika mengalami permasalahan sakit pinggang belakang yang mengganggu. Anda juga sangat disarankan untuk mencoba lumbar traction device yang memiliki teknologi ampuh untuk mengobati sakit pinggang belakang anda. Lumbar traction device dilengkapi dengan teknologi 4 in 1 yang sudah terbukti mengurangi permasalahan sakit pinggang anda. Untuk informasi lebih lengkap tentang lumbar traction device anda dapat cek di https://gogomall.co.id/lumbar/.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *